Saturday, December 27, 2014

kita bertemu di pantai indah selatan
merangkai cinta indah di sana
hatiku terpaut akan dirimu
begitu pun dirimu serta hatimu terpaut akan diriku
aku merasa bahwa kamulah cintaku sampai mati
kamu pun merasakan yang sama

tak ku sangka-sangka cinta yang kita rangkai
kamu khianati sampai tak terbentuk kata-kata untuk aku mengungkapkannya
kau mengoyak-ngoyak hatiku dengan tajamnya kata-katamu
hatiku pun serasa kau iris dan sayat dengan pisau
manisnya kata cintamu padaku dulu semuanya hanyalah kepalsuan
manis kata cintamu yang dulu 
yang selalu kuingat tak mampu mengobati rasa sakit hatiku ini


cintaku tulus dan tak pernah kunodai sedikit pun
padamu
mengapa kau nodai cinta kita yang sudah kita rangkai bersama
jauh sebelum rasa sakit itu ada 
aku selalu membayakan bahwa kita membina mahligai perkawinan yang bahagia
tapi ku sadari bahwa yang kau berikan di awal 
semua asa, rasa serta gelora yang kau berikan 
hanyalah semu belaka

yang tertinggal hanyalah rasa pupus
tapi semua itu tak lah lagi penting bagiku
bayangan semu mu masih bersamaku

1 comment: