Saturday, December 27, 2014

kita bertemu di pantai indah selatan
merangkai cinta indah di sana
hatiku terpaut akan dirimu
begitu pun dirimu serta hatimu terpaut akan diriku
aku merasa bahwa kamulah cintaku sampai mati
kamu pun merasakan yang sama

tak ku sangka-sangka cinta yang kita rangkai
kamu khianati sampai tak terbentuk kata-kata untuk aku mengungkapkannya
kau mengoyak-ngoyak hatiku dengan tajamnya kata-katamu
hatiku pun serasa kau iris dan sayat dengan pisau
manisnya kata cintamu padaku dulu semuanya hanyalah kepalsuan
manis kata cintamu yang dulu 
yang selalu kuingat tak mampu mengobati rasa sakit hatiku ini


cintaku tulus dan tak pernah kunodai sedikit pun
padamu
mengapa kau nodai cinta kita yang sudah kita rangkai bersama
jauh sebelum rasa sakit itu ada 
aku selalu membayakan bahwa kita membina mahligai perkawinan yang bahagia
tapi ku sadari bahwa yang kau berikan di awal 
semua asa, rasa serta gelora yang kau berikan 
hanyalah semu belaka

yang tertinggal hanyalah rasa pupus
tapi semua itu tak lah lagi penting bagiku
bayangan semu mu masih bersamaku

Wednesday, November 19, 2014

hati terus berkeliling mencari belahan yang telah lama hilang
tak disangka ku menemukan serpihan itu
ku temukan itu serpihan itu di hatimu

Monday, November 3, 2014

Sadarkah kita bahwa diri ini bahkan jiwa ini tak akan lekang waktu karena kita tak mungkin hidup abadi, seandainya saja jika kita bisa hidup abadi apa mungkin jiwa ini bahkan tubuh ini tidak akan terkikis mungkin saja. Tapi pernahkah anda berpikir bahwa tubuh serta jiwa bisa merasa capek dan lama kelamaan pun akan terkikis oleh waktu
satu kata yang tak mampu aku ucapkan secara gambalang pada dirimu, tapi kamu tahu betul kata apa yang tak mampu aku ucapkan sampai sekarang. aku benar-benar tak kuasa untuk mengatakannya bahkan menyebutnya namamu saja aku gugup bagaimana aku harus mengatakan hal itu...
ada banyak hal yang tidak bisa kita mengerti dengan hanya sekali menerka maupun mempertimbangkannya dengan matang terkadang hal itu bisa kita mengerti dengan kita berada di posisi orang itu dan memikirkan hal itu.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa batu yang terkena air terus menerus lama kelamaan akan mengikis begitu juga hati yang beku jika terus-menerus mendapatkan cinta serta kebaikan dari orang lain dengan sendirinya hati yang beku itu akan mencair dan menjadi hangat kembali.

Sunday, November 2, 2014

Word-by-word spoken from the lips, at first I did not believe it because all that comes out of his mouth a lie even you are not able to prove the truth of what you say. I wanted to believe every word that comes out of your mouth but be even thought to say anything else, I was not able to fight it so I did not have the power to believe in your words because too often deceive even hurt me with your words.
Rasa ketidaksukaan terhadap sesuatu atau kepada individu tidak bisa menjadi dasar penilaian bahwa selamanya kita tidak akan pernah menyukai hal itu. Banyak sekali sudut padang serta aspek lain yang terkadang bisa membuat rasa tidak suka itu menjadi rasa suka, itu semua tergantung bagaimana kita menanggapi rasa tidak itu tetapi terkadang pula kita dapat ditipu oleh pemikiran kita sendiri. Kita sering berpikir bahwa hal yang tidak kita sukai akan selamanya begitu tetapi terkadang waktu dan keadaan mengubah segala pemikiran itu, yang tadinya kita tidak suka menjadi suka. Sekali lagi itu semua tergantung persepsi awal kita, bagaimana kita menanggapi serta memecahkannya.
Penilaian di dunia bukan hanya sebatas hitam dan putih bahkan baik dan buruk, banyak aspek penilaian yang bahkan kita pun terkadang menggunakan susut pandang sebagai penilaian terhadap sesuatu maupun kepada individu dan kadang pula kita lebih mengggunakan insting dibanding perasaan atau intuisi untuk menilai seseorang.